Kamis, 2 Juli 2026
LIVE TV
🌤️ Halo pembaca dari Columbus! Cuaca di sekitar kamu saat ini terpantau langit cerah dengan suhu 36°C. Selamat menikmati hari dan selamat membaca!

Angin Kencang Hambat Pemadaman Kebakaran TPA Jatiwaringin, BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing

Dini Hutami Rabu, 01 Juli 2026 | 21:08 WIB
kebakaran tpa jatiwaringin
3 Foto
Lihat Galeri Foto (3)
Kebakaran melanda Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, sejak Selasa (30/6/2026) pukul 12.30 WIB. (Dok. Tim Gabungan Pemerintah Kabupaten Tangerang)

Tangerang – Upaya pemadaman kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Banten, masih menghadapi kendala hingga Rabu (1/7/2026) malam. Hembusan angin kencang membuat kobaran api terus menjalar sehingga menyulitkan petugas gabungan yang berjibaku di lokasi.

Direktur Koordinasi Pengendalian Operasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Brigjen TNI Djohan Darmawan, mengatakan proses pemadaman belum sepenuhnya berhasil karena kondisi cuaca di sekitar lokasi tidak mendukung.

“Sampai saat ini belum padam karena faktor angin kencang di area TPA Jatiwaringin,” kata Djohan saat dihubungi wartawan, Rabu (1/7/2026).

Menurutnya, sedikitnya 10 unit mobil pemadam kebakaran masih disiagakan untuk mengendalikan kobaran api dari darat. Petugas terus memaksimalkan penyemprotan air menggunakan selang pemadam guna mencegah api meluas ke area lain.

Selain angin kencang, medan yang dipenuhi tumpukan sampah dengan banyak titik api membuat proses pemadaman tidak dapat dilakukan secara maksimal. Asap tebal yang menyelimuti lokasi juga mengurangi jarak pandang dan menyulitkan personel mendekati pusat kebakaran.

Untuk mempercepat penanganan, BNPB mengerahkan dua helikopter water bombing. Operasi pemadaman dari udara sempat dilakukan hingga pukul 18.00 WIB sebelum dihentikan sementara karena kondisi operasional, dan dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Kamis pagi.

“Sampai tadi pukul 18.00 pelaksanaan water bombing sudah dilaksanakan. Nanti dilanjutkan besok dengan dua unit heli water bombing,” ujar Djohan.

BNPB juga mengungkapkan sekitar 30 kepala keluarga telah dievakuasi dari sekitar lokasi terdampak sebagai langkah antisipasi. Pemerintah daerah bersama instansi terkait turut menyiapkan layanan kesehatan bagi warga yang terdampak asap kebakaran.

Selain operasi pemadaman melalui udara, BNPB juga mempertimbangkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) apabila kondisi atmosfer memungkinkan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mempercepat pemadaman dan mencegah kebakaran meluas di area TPA Jatiwaringin.(*/dn)

Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
Dini Hutami
Penulis : Dini Hutami Editor : Redaksi Sumber : -

Tips Navigasi

Usap layar ke kiri atau kanan untuk membaca artikel lain.