Jakarta – Aksi unjuk rasa yang digelar oleh elemen gerakan pemuda di sekitar kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, berujung pada sebuah momen audiensi langsung yang menarik perhatian publik. Langkah persuasif diambil oleh pihak istana, di mana momen Wapres Gibran Temui Mahasiswa secara langsung di kantornya menjadi sorotan utama pada Selasa (16/6/2026).
Di tengah riuhnya gemuruh demonstrasi di luar gerbang, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memilih untuk membuka pintu komunikasi selebar-lebarnya dan menerima sejumlah perwakilan dari para demonstran guna mendengarkan langsung aspirasi serta draf kajian yang mereka bawa dari jalanan.
Berdasarkan dokumentasi resmi yang dirilis oleh pihak Sekretariat Wakil Presiden (Setwapres), pertemuan penting tersebut berlangsung dengan suasana yang cukup cair namun tetap sarat akan substansi formal. Gibran menyambut dengan hangat kedatangan perwakilan mahasiswa yang masuk ke ruangan dengan mengenakan jaket almamater kebanggaan kampus mereka masing-masing.
Kronologi dan Dialog Saat Wapres Gibran Temui Mahasiswa di Istana
Salah satu momen menarik dalam pertemuan tersebut terjadi ketika Gibran secara spontan menyapa dan menanyakan asal universitas dari para delegasi mahasiswa yang hadir di hadapannya. Dialog ini mencerminkan pendekatan komunikasi yang santai khas pemimpin muda.
“Yang (almamater) biru apa?” tanya Gibran seraya mengulurkan tangan untuk bersalaman secara ramah kepada perwakilan mahasiswa tersebut.
Mendengar pertanyaan langsung dari orang nomor dua di Indonesia itu, salah seorang mahasiswa segera memberikan jawaban dengan takzim, “(Universitas) MH Thamrin.”
Melihat ruangan yang hanya dihadiri oleh sedikit perwakilan, Gibran kemudian melanjutkan pertanyaannya untuk memastikan jumlah delegasi yang masuk ke ruang kerjanya. “Kalian cuma berdua?” tanya sang Wapres kembali.
“Ya, yang sebagian besar masih berada di luar,” jawab mahasiswa tersebut, merujuk pada rekan-rekan seperjuangan mereka yang masih tertahan di luar area istana untuk menjaga barisan massa aksi agar tetap tertib dan kondusif.




Komentar