Selasa, 16 Juni 2026
LIVE TV

Wapres Gibran Temui Mahasiswa Demonstran di Istana, Catat Aspirasi Lewat Buku Kecil

Dini Hutami Selasa, 16 Juni 2026 | 12:54 WIB
VIDEO Saksikan rilis liputan video selengkapnya di atas.

Menyadari keterbatasan kapasitas ruang kerja serta protokol keamanan ketat istana, Gibran lantas menyampaikan permohonan maafnya karena tidak dapat berinteraksi langsung dengan seluruh massa aksi yang memadati jalanan. Beliau menitipkan pesan mendalam agar suasana demonstrasi tetap berjalan dengan damai.

“Oke, oke, ini maaf ya, nanti sampaikan salam saya sama teman-teman yang di luar ya. Mahasiswa memang tidak bisa masuk semua ke dalam ruangan ini,” tutur Gibran dengan nada penuh pengertian.

Apresiasi Terhadap Sikap Kritis dan Evaluasi Kebijakan Pemerintah

Dalam kesempatan audiensi yang sangat berharga tersebut, Gibran Rakabuming tidak sekadar menjadi pendengar pasif. Beliau secara gamblang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada gerakan mahasiswa yang dinilainya masih memiliki idealisme tinggi serta kepedulian nyata terhadap arah kebijakan pembangunan nasional. Gibran menegaskan bahwa pemerintah di bawah kepemimpinannya sangat membutuhkan masukan, kritik, dan evaluasi yang bersifat konstruktif dari elemen pemuda.

“Hari ini saya berterima kasih sekali bisa mendapatkan masukan-masukan yang berharga dari kalian semua. Sampaikan saja apa yang menjadi poin evaluasi kalian. Apa yang sudah kita capai sekarang, dan apa yang sudah berhasil dibangun oleh negara ini, mari kita rawat dan jaga bersama-sama. Saya pribadi merasa sangat senang melihat mahasiswa tetap kritis, ikut mengevaluasi jalannya pemerintahan, serta tidak ragu memberikan saran demi perbaikan bangsa ke depan,” pungkas Gibran di hadapan para delegasi mahasiswa.

Langkah ini dinilai oleh banyak pengamat politik sebagai bentuk komitmen inklusivitas kepemimpinan nasional, di mana dialog terbuka diposisikan sebagai jembatan utama untuk meredam ketegangan politik dan merangkul pemikiran-pemikiran segar dari kaum akademisi.

Detail Tuntutan dan Aksi Nyata Lewat Buku Kecil Saat Wapres Gibran Temui Mahasiswa

Di sisi lain, perwakilan dari massa aksi juga memberikan kesaksian positif mengenai jalannya pertemuan di dalam Istana Wakil Presiden tersebut. Koordinator Aksi Mahasiswa, Abdi Maludin, mengungkapkan bahwa dalam pertemuan tersebut, pihaknya tidak hanya menyampaikan aspirasi secara lisan, melainkan juga menyerahkan berkas kajian ilmiah yang komprehensif mengenai berbagai permasalahan dan kebijakan negara yang dinilai janggal.

Abdi menjelaskan bahwa respons yang ditunjukkan oleh Gibran sangat baik dan jauh dari kesan birokratis yang kaku. Salah satu hal yang paling membekas bagi para mahasiswa adalah ketika Gibran mengeluarkan sebuah buku catatan kecil miliknya sendiri untuk menuliskan poin-poin krusial dari tuntutan yang mereka suarakan.

“Pun respons dari pihak-pihak tentunya Bapak Wapres sangat baik sekali. Dia secara langsung mencatat hasil dari tuntutan-tuntutan kami dengan buku kecilnya tadi. Beliau mencatat poin-poin penting yang harus menjadi perhatian bagi Bapak Wapres ke depannya, terutama untuk memperbaiki dan mengevaluasi segala bentuk hal yang dirasa janggal di negara hari ini,” ujar Abdi Maludin dengan optimis saat diwawancarai oleh awak media usai keluar dari kompleks Istana Wakil Presiden, Jakarta Pusat.

Dini Hutami
Penulis : Dini Hutami Editor : Redaksi Sumber : Biro Setwapres

Komentar

Formulir Komentar Terbuka