Guncangan ini diklasifikasikan sebagai gempa bumi tektonik dangkal yang dipicu oleh aktivitas subduksi di kawasan seismik aktif perbatasan Filipina-Indonesia. Kekuatan guncangan dirasakan nyata di berbagai kota dengan skala intensitas bervariasi:
- Kepulauan Sangihe (Tahuna): Skala IV MMI (dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, gerabah pecah, jendela/pintu berderit).
- Kota Manado & Bitung: Skala III MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah seakan ada truk besar melintas).
- Minahasa Utara & Gorontalo: Skala II-III MMI (benda-benda ringan yang digantung bergoyang perlahan).
Update Situasi Malam Ini: Peringatan Tsunami Berakhir
Memasuki waktu malam ini, BMKG secara resmi telah mengakhiri peringatan dini tsunami untuk wilayah Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Sulawesi Tengah, dan Kalimantan Timur. Meskipun status “Siaga” evakuasi telah dicabut dan gelombang laut dilaporkan tetap berada dalam batas aman, warga pesisir masih diselimuti rasa waspada.
Aktivitas seismik di sekitar pusat gempa utama ternyata belum sepenuhnya mereda. Hingga sore menjelang malam hari, stasiun BMKG masih mencatat rentetan gempa susulan (aftershocks) dengan kekuatan yang mengecil, di antaranya gempa bermagnitudo 4,4 dan 3,7 di wilayah timur laut Tahuna, serta magnitudo 3,8 di Melonguane.
Statement Resmi Pemerintah dan Otoritas Terkait
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat terus bersiaga penuh malam ini untuk memvalidasi dampak kerusakan fisik bangunan.









Komentar