Minggu, 7 Juni 2026
LIVE TV

Rupiah Tembus Rekor Terburuk Rp18.095 per Dolar AS, Sinyal Bahaya Ekonomi di Era Prabowo

admin Sabtu, 06 Juni 2026 | 08:58 WIB
Gambar ilustrasi. Gemini ai.
Bagikan:

​Jeritan Sektor Riil: Biaya Produksi Tak Lagi Masuk Akal

​Dampak dari kejatuhan Rupiah ini langsung menghantam jantung sektor riil, terutama para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta industri manufaktur yang bergantung pada bahan baku impor.

​Sari Dewi, pemilik UMKM konveksi dan tekstil di Bandung, mengaku pasrah dengan lonjakan biaya modal yang terjadi dalam hitungan minggu.

​”Waktu Rupiah masih di angka Rp16.000-an saja nafas kami sudah tersengal-sengal. Sekarang, begitu menyentuh Rp18.095, ini sudah tidak masuk akal lagi. Harga benang dan kain impor naik gila-gilaan. Kami berada di posisi dilematis: kalau harga produk dinaikkan, barang tidak laku karena daya beli masyarakat juga sedang jatuh. Kalau tidak dinaikkan, kami gulung tikar,” ungkap Sari dengan nada getir.

​Analisis Dampak Buruk Ambruknya Rupiah ke Level Rp18.095

​Pelemahan Rupiah yang sangat drastis ini membawa dampak berantai (domino effect) yang sangat merugikan bagi perekonomian nasional:

Andri
Penulis : Andri Editor : Redaksi Sumber : #

Komentar

1000 Karakter tersisa