Oknum Kades Taja Mulya Banyuasin Coba Intervensi Jurnalis

Banyuasin – Karena tidak senang diberitakan, Oknum Kades Desa Taja Mulya Kecamatan Betung diduga mengintervensi jurnalis.

Hal itu di alami oleh Budi Setiawan Pimpinan Redaksi media Online Banyuasin.sumsel.today saat memberitakan tentang beberapa hal di Desa Taja Mulya, Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan.

Menurut Budi, awalnya dia di minta salah satu Anggota BPD Desa Taja Mulya untuk mengangkat Berita tentang BUMDes Desa Taja Mulya lalu di dalam sebuah acara resepsi di Supandi kepala Desa menyampaikan sambutan dan menyampaikan tanggapan nya tentang pemberitaaan yang sebelumnya diterbitkan oleh banyuasin.sumsel.today sehingga dirinya membuat berita yang baru sesuai tanggapan Supandi Kepala Desa Taja Mulya tentang BUMDes Desa Taja Mulya.

Selanjutnya dihari yang sama, Minggu 3 Juli 2022, Budi merilis berita lain lagi tentang Gotong Royong Warga membuat Kebun Dasawisma, semua dirasa sudah sesuai dengan kode etik jurnalistik.

“Awalnya pada hari sabtu tanggal 2 Juli kemarin saya diminta salah satu anggota BPD desa Taja Mulya untuk memberitakan tentang BUMDes Desa Taja Mulya, setelah saya buatkan rilis beritanya lalu saya konfirmasi ke Kepala Desa Taja Mulya sesuai Kode Etik Jurnalistik agar berita yang diterbitkan menjadi balance namun pada Hari Minggu pagi tanggal 3 Juli pada sebuah acara resepsi pernikahan salah satu warga, dalam sambutannya kepala desa membahas tentang pemberitaan sebelumnya hingga saya buatkan kembali berita sesuai tanggapan kepala desa taja mulya dalam sambutannya tersebut,” jelas Budi, seperti dilansir oleh muaraenim.sumsel.today. Senin, (4/7/2022)

“Selanjutnya pada minggu sore saya menjumpai warga desa Taja Mulya yang sedang Gotong Royong membuat kebun Dasawisma, setelah sedikit wawancara dengan Ketua RT yang sedang Ikut Gotong Royong saya langsung mengkonfirmasi PPL demi melengkapi informasi yang didapat sebelumnya, Selanjutnya untuk keberimbangan berita saya ke Kepala Desa Taja Mulya dan saya terbutkan beritanya,” imbuhnya

“Semua Tugas jurnalistik yang saya lakukan selalu mentaati kode etik jurnalistik dan terkonfirmasi dengan pihak-pihak terkait demi keberimbangan produk jurnalistik yang akan di terbitkan,” paparnya

“Namun Setelah Berita tentang Gotong Royong Warga di Kebun Dasawisma diterbitkan, tiba-tiba datang pesan WhatsApp dari Kepala Desa Taja Mulya dengan nada tidak senang dan terkesan mengintervensi saya, sudah saya jelaskan bahwa tupoksi saya sebagai jurnalis memang membuat berita dan selagi mentaati kode etik jurnalistik saya bebas memberitakan apa saja meskipun hanya debu yang terbang ataupun rumput yang bergoyang,” paparnya

“Dengan Kejadian yang saya alami ini, saya berharap kepada segenap kawan-kawan jurnalis untuk tidak pernah takut dalam melaksanahkan tugas jurnalistik dimanapun berada.” Tutupnya

Sementara itu M Sobir S.Sos, Camat Kecamatan Betung Kabupaten Banyuasin saat di konfirmasi mengatakan ‘Kami belum tau permasalahan yang sebenarnya,nanti kami panggil Kades dulu’, Jawabnya singkat, 04/07/202. (Red)