OKU TIMUR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, Polres OKU Timur menggelar kegiatan Bedah Rumah Polri untuk masyarakat yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting bersama Polda Sumatera Selatan, Jumat (10/4/2026) pukul 14.00 WIB.
Kegiatan ini dipusatkan di Desa Pulau Negara, Kecamatan BP Peliung, Kabupaten OKU Timur, dan terhubung langsung dengan kegiatan utama di Palembang yang dipimpin oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol. Dr. Shandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., serta dihadiri Wakapolda dan para pejabat utama Polda Sumsel.
Di lokasi kegiatan Desa Pulau Negara, hadir mewakili Kapolres OKU Timur di antaranya Wakapolres Kompol Robhinson, S.H., S.I.K., Kabag SDM AKBP Adi Safril, S.H., M.H., Kasi Humas Kompol Edi Arianto, Kasat Narkoba AKP Guntur Iswahyudi, S.H., Kasat Lantas AKP Panca Mega Surya, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Erwansyah, Kasi Propam AKP Tukiarsih, S.E., Kapolsek BP Peliung IPTU Jenri Simanjuntak, S.H., serta unsur pemerintah kecamatan dan desa, tokoh masyarakat, dan warga setempat.
Rangkaian acara dimulai dari pembukaan, doa, sambutan-sambutan, hingga prosesi peletakan batu pertama oleh Wakapolres OKU Timur sebagai tanda dimulainya pembangunan rumah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan gotong royong personel Polres bersama masyarakat, mengangkut material dan mengaduk semen.
Program bedah rumah ini merupakan gagasan Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, S.I.K., M.H., yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dengan total 14 unit rumah yang diperuntukkan bagi warga kurang mampu dengan kondisi rumah tidak layak huni (RTLH).
Salah satu penerima bantuan adalah Sdri. Finang (70), seorang buruh tani yang tinggal di Desa Pulau Negara. Rumah berukuran 6×6 meter miliknya yang sebelumnya tidak layak huni akan dibangun kembali menjadi rumah permanen dengan satu kamar tidur dan fasilitas toilet di luar rumah.
Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Wakapolres OKU Timur Kompol Robhinson SH, SIK, ditegaskan bahwa program bedah rumah ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat.
“Bedah rumah ini adalah simbol bahwa Polri hadir tidak hanya dalam penegakan hukum, tetapi juga untuk meringankan beban masyarakat. Rumah yang layak adalah awal dari kehidupan yang sehat dan generasi yang kuat,” ujar Wakapolres.
Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kebersamaan, menjauhi narkoba, serta membangun lingkungan yang aman dan kondusif.
Seluruh material pembangunan rumah disediakan oleh Polri, sementara proses pembangunan dilakukan secara gotong royong bersama masyarakat setempat.
Program ini dilaksanakan secara serentak di wilayah Sumatera Selatan dan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan sosial Polri dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80. (BF)












