KONI Sumsel: Balap Sepeda ISSI Lubuklinggau Layak Jadi Olahraga Unggulan DBON

LUBUKLINGGAU-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Sumsel, memastikan olahraga balap sepeda dibawa naungan Ikatan Sport Sepeda Indonesia (ISSI) Lubuklinggau menjadi cabang olahraga (cabor) unggulan di kota ini.

Ketua KONI Sumsel melalui Sekretaris Suparman, Selasa malam (15/2) saat dihubungi menyatakan, penetapan cabor unggulan ini sesuai Peraturan Presiden (Perpres) RI nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

“Sesuai Perpres ini, cabor sepeda di Lubuklinggau secara faktual memang sangat unggulan. Cabor balap sepeda Linggau berturut-turut menjadi juara umum ajang Porprov, apalagi cabor sepeda Linggau sudah sering mengadakan even sepeda downhill internasional dan nasional,” ujarnya.

Maka menindaklanjuti Perpres ini, dilakukan pemetaan cabor unggulan didaerah. Tentu menjadi pertimbangan bagi KONI untuk menetapkan cabor unggulan didaerah.

Artikel Lainnya
KONI Mura, Transport Atlet Cabor Bulutangkis Sudah Direalisasikan Dispora

“Cabor balap sepeda di Kota Lubuklinggau akan jadi cabor unggulan DBON. Jadi mekanismenya, daerah rutin menyediakan sarana dan prasarana secara berkesinambungan melalui payung hukum baik perda dan perwal. Bisa diformalkan lewat forum rapat kerja KONI kabupaten/kota, dan komunikasi perangkat kerja olahraga seperti Gubernur Sumsel, bupati/walikota dan Dispora, secara kongkret melakukan pembinaan itu secara khusus dan rutin menganggarkan lewat APBD,” jelas Suparman.

Ditambahkannya, skema akan tetap dalam naungan KONI. Supaya ada konsentrasi terhadap cabor unggulan sebagai embrio peningkatan prestasi. Bukan mengabaikan yang lain, tapi ada prioritas.

Sementara Ketua ISSI Lubuklinggau Febrio Fadilah menyatakan, menyambut baik atas rencana KONI Sumsel menetapkan cabor sepeda linggau sesuai Perpres nomor 86 tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional.

Artikel Lainnya
Rio perjuangkan Cabor Balap Sepeda Lubuklinggau Masuk cabor Unggulan DBON SUMSEL

“Dengan penetapan ini, akan menjadikan Lubuklinggau sebagai pusat olahraga balap sepeda sesuai prestasi tiga kali juara umim ajang Porprov. Tentunya terhadap pengembangan dan pembinaan atlet, dengan adanya DBON ini, prioritas pembinaan bagi atlet yang berprestasi akan menjadi prioritas bagi pemerintah,” ungkapnya.

Ketua KONI Lubuklinggau Bambang Rubianto memastikam mensupport penuh terkait penetapan balap sepeda menjadi cabor unggulan Kota Lubuklinggau melalui ISSI. “Dari 14 cabor unggulan yang ditetapkan dalam Perpres DBON ini, tentu kita sudah melakukan upaya awal dengan memasukan program pembinaan dan sudah diajukan ke pemerintah melalui walikota. Tinggal lagi KONI akan memaparkan skema pembinaan tersebut dan harapan Pemkot melalui Dispors mendukung penuh program DBON tersebut,” ungkapnya.(*/mnr)