Jumat, 7 Agustus 2026
Mendeteksi lokasi & cuaca sekitar...

De Red FC Resmi Bermarkas di Surabaya, Aji Santoso Jadi Pelatih

Ari Perdana Jumat, 07 Agustus 2026 | 17:09 WIB
Lihat Galeri Foto (1)
A A

JAKARTA – Dejan FC resmi berganti identitas menjadi De Red FC sekaligus memindahkan markas ke Surabaya, Jawa Timur, menjelang bergulirnya Championship Indonesia musim 2026/2027.

Perubahan tersebut disahkan dalam Kongres Biasa PSSI yang berlangsung di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 3 Agustus 2026. Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang klub untuk membangun pembinaan pemain muda sekaligus memperkuat ekosistem sepak bola di Jawa Timur.

Perubahan Nama dan Markas Disahkan PSSI

Pergantian nama Dejan FC menjadi De Red FC diumumkan dalam agenda Kongres Biasa PSSI bersama sejumlah perubahan identitas klub lainnya.

Sekretaris Jenderal PSSI, Yunus Nusi, menjelaskan bahwa perubahan nama maupun homebase tersebut merupakan bagian dari penyesuaian keanggotaan klub menjelang dimulainya kompetisi musim baru.

De Red FC menjadi salah satu dari lebih dari sepuluh klub yang melakukan perubahan nama ataupun markas sebagai bagian dari proses administrasi yang disahkan dalam kongres tersebut.

IKLAN
Iklan SPH ADS Network

Bangun Klub Berbasis Pembinaan Pemain Muda

CEO De Red FC, Daniel Rohi, mengatakan perubahan identitas klub bukan sekadar pergantian nama. Menurut dosen Teknik Elektro Universitas Adi Buana Surabaya itu, transformasi dilakukan sebagai langkah membangun klub yang memiliki akar kuat di Jawa Timur.

Ia menegaskan fokus utama klub adalah mencetak pemain muda berkualitas yang nantinya dapat memberikan kontribusi bagi perkembangan sepak bola Indonesia.

Surabaya Dipilih karena Budaya Sepak Bolanya

Daniel menilai Surabaya merupakan kota yang memiliki tradisi sepak bola sangat kuat. Kompetisi usia muda yang aktif, banyaknya sekolah sepak bola, hingga akademi pembinaan menjadi alasan utama klub memilih bermarkas di Kota Pahlawan.

Selain itu, tingginya antusiasme masyarakat terhadap sepak bola diyakini menjadi modal penting dalam pengembangan klub.

Manajemen juga menegaskan kehadiran De Red FC tidak dimaksudkan untuk menjadi pesaing Persebaya Surabaya. Sebaliknya, klub ingin berkolaborasi dalam memperkuat ekosistem sepak bola daerah melalui pembinaan pemain usia muda.

Aji Santoso Pimpin Tim di Musim Perdana

Untuk menghadapi Championship Indonesia 2026/2027, De Red FC menunjuk Aji Santoso sebagai pelatih kepala.

Nama Aji sudah tidak asing di Jawa Timur. Mantan pemain dan pelatih Persebaya Surabaya itu dikenal memiliki pengalaman panjang dalam mengembangkan talenta muda.

Aji mengaku tertarik menerima tawaran tersebut karena visi klub sejalan dengan filosofi kepelatihannya yang memberikan ruang luas bagi pemain muda untuk berkembang.

Ia juga menyebut membangun tim baru seperti De Red FC menjadi tantangan yang menarik dan berharap mampu membawa hasil terbaik pada musim perdana klub.

De Red FC akan menggunakan Stadion Gelora 10 November, Surabaya, sebagai kandang selama mengarungi kompetisi Championship Indonesia 2026/2027.

Sorotan Afiliasi dengan PDI Perjuangan

Selain perubahan identitas, De Red FC turut menjadi perhatian karena memiliki afiliasi dengan PDI Perjuangan.

Klub ini bukan satu-satunya yang memiliki keterkaitan dengan partai politik tersebut. Di kompetisi nasional juga terdapat Putra Sang Fajar FC yang berlaga di Liga Nusantara serta Banteng Jatim FC yang tampil di Liga 4.

Fenomena klub dengan latar belakang pengelola dari berbagai kalangan, mulai dari perusahaan, komunitas hingga organisasi tertentu, semakin banyak ditemukan dalam sepak bola Indonesia, selama tetap memenuhi regulasi yang ditetapkan PSSI.

Siap Menghadapi Championship 2026/2027

Sebagai tim promosi, De Red FC menghadapi tantangan besar pada musim perdananya di kasta kedua sepak bola nasional.

Namun, perpaduan visi pembinaan usia muda, pengalaman Aji Santoso di kursi pelatih, serta komitmen membangun kolaborasi dengan ekosistem sepak bola Surabaya menjadi fondasi yang diharapkan mampu membawa klub berkembang secara berkelanjutan, tidak hanya mengejar prestasi jangka pendek, tetapi juga melahirkan talenta baru bagi sepak bola Indonesia.

Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
Ari Perdana
Penulis Ari Perdana
Publisher
Editor Publisher
Sumber #