Berita

Ambulance Apung Ditpolairud Polda Sumsel Evakuasi Ibu Hamil

×

Ambulance Apung Ditpolairud Polda Sumsel Evakuasi Ibu Hamil

Sebarkan artikel ini

Palembang – Gerak Cepat, Pangkalan Sandar Upang Ditpolairud Polda Sumsel berikan bantuan ‘Ambulance Apung Dulur Kito’, guna mengevakuasi salah satu ibu yang hamil 8 bulan, Kamis (19/1/2023) sekira pukul 08:00 WIB.

Ambulance Apung Ditpolairud Polda Sumsel membantu Bahria (19) istri dari Bapak Andika yang alamat di Desa Upang Induk Kecamatan Air Salek Kabupaten Banyuasin, untuk di antar ke rumah sakit Boombaru Palembang guna persalinan.

Direktur Polairud Polda Sumsel Kombes Pol Andreas Kusmaedi melalui Wadir Polairud Polda Sumsel AKBP Zahrul Bawadi mengatakan, bahwa anggota Ditpolairud menggunakan Ambulance Apung membantu Ibu Bahria dan keluarganya.

“Anggota kita memberikan bantuan transportasi air guna kecepatan waktu perjalanan menuju Palembang, karena akses paling cepat dari Upang ke Palembang melalui transportasi air,” ujarnya, Kamis (19/1/2023).

Perjalanan dari desa Upang Banyuasin menuju rumah sakit Boom Baru Palembang dapat ditempuh dalam waktu 1 jam menggunakan Ambulance Apung.

“Kesiapan Ambulance Apung dari Ditpolairud kita yang di awaki oleh Bripka Makmur Butarbutar SH dapat membantu ibu Bahria, Bidan desa ibu Asnah dan keluarganya tiba dengan selamat ke Rumah Sakit (RS) Boom Baru Palembang,” katanya.

“Sekira pukul 09.15 Wib Ambulance Apung tiba di Rumah Sakit Pelabuhan Bom Baru Palembang, dan langsung segera dilakukan tindakan medis, sementara dalam perjalanan situasi aman dan lancar,” terangnya.

AKBP Zahrul Bawadi menjelaskan, Ambulance Apung Ditpolairud Polda Sumsel selalu siap memberikan pelayanan transportasi kesehatan bagi masyarakat yang membutuhkan pelayanan transportasi menuju rumah sakit terdekat melalui jalur perairan.

“Ambulance Apung Dulur Kito, merupakan Inovasi kita dalam memberikan pelayanan transportasi kesehatan guna mewujudkan tugas pelayanan kepada masyarakat, sebagai wujud kehadiran Negara dalam memberikan pelayanan bagi masyarakat perairan pedalaman Sumatera Selatan,” pungkasnya.