Sabtu, 25 Juli 2026
🌤️
Halo pembaca dari Mountain View! Cuaca di sekitar kamu saat ini terpantau langit cerah dengan suhu 23°C. Selamat menikmati hari dan selamat membaca!

AHY Resmikan Groundbreaking Stasiun Bekasi Ekstensi di Summarecon

Dini Hutami Jumat, 24 Juli 2026 | 17:52 WIB
Ukuran Teks
2 Foto
Lihat Galeri Foto (2)

BEKASI – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Stasiun Bekasi Ekstensi di kawasan Summarecon Bekasi, Bekasi Selatan, Jumat (24/7/2026).

Pembangunan stasiun ini merupakan bagian dari pengembangan kawasan Transit Oriented Development (TOD) yang mengintegrasikan kawasan hunian dan pusat aktivitas Summarecon Bekasi dengan Stasiun Bekasi melalui jalur penghubung. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan mempermudah masyarakat mengakses layanan Kereta Rel Listrik (KRL).

Dalam sambutannya, AHY mengatakan pembangunan kawasan berbasis transit hanya dapat terwujud melalui kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta.

“Pengembangan kawasan TOD harus dibangun melalui sinergi dan kolaborasi yang baik antara seluruh pemangku kepentingan. Tujuannya menghadirkan kota yang semakin terintegrasi melalui berbagai moda transportasi yang saling terhubung,” ujar AHY.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Summarecon Agung Tbk, Adrianto P. Adhi, mengungkapkan proyek Stasiun Bekasi Ekstensi menelan investasi sekitar Rp80 miliar dan ditargetkan selesai dalam waktu 18 bulan.

IKLAN
Sponsored Alternative

Menurutnya, pembangunan dilakukan di atas lahan seluas sekitar 7.000 meter persegi dengan luas bangunan mencapai 6.000 meter persegi.

Adrianto menegaskan keberadaan stasiun ekstensi tidak akan mengubah fungsi maupun operasional Stasiun Bekasi yang sudah ada. Nantinya, penumpang akan berjalan melalui sky bridge sepanjang sekitar 300 meter menuju Stasiun Bekasi untuk menggunakan layanan KRL.

Ia menjelaskan konsep stasiun ekstensi lebih difokuskan sebagai titik penampung penumpang dari kawasan Summarecon Bekasi tanpa mengubah sistem persinyalan maupun pola operasional kereta di Stasiun Bekasi.

Selain itu, kawasan TOD tersebut juga akan terintegrasi dengan layanan Bus Rapid Transit (BRT) yang menghubungkan Bekasi Utara, Summarecon Bekasi, kawasan TOD, hingga Stasiun LRT Jabodebek. Integrasi antarmoda ini diharapkan dapat meningkatkan kemudahan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong penggunaan transportasi umum di Kota Bekasi.(*/dn)

Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
Dini Hutami
Penulis Dini Hutami
Publisher
Editor Publisher
Sumber #

Tips Navigasi

Usap layar ke kiri atau kanan untuk membaca artikel lain.