Kejari OKUT Musnahkan Barang Bukti dari 155 Perkara Tahun 2021-2022

Laporan : Samsul

OKU Timur – Kejaksaan Negeri Kabupaten OKU Timur melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti (BB), sebanyak 155 Perkara pada tahun 2021-2022 yang telah memiliki kekuatan hukum tetap. Bertempat di halaman Parkir Kantor Kejaksaan Negeri OKUT. Rabu, (16/02/2022).

Pemusnahan barang bukti (BB) tersebut di pimpin langsung oleh Kajari OKUT Dr Akmal Kodrat, SH., Mhum didampingi Kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan Arianti Maya Puspa Dewi.S,H. , Kasi Intelijen Kejaksaan Negeri OKUT Darmadi Edison.SH.MH , Kasi Pidsus Aci Jaya Saputra.S,H , Kasi Pidum Ahmad Yantomi.S,H serta Kapolres OKUT AKBP Arif Hidayat Ritonga diwakili KBO Vidkor Polres OKUT Miming Wijaya.

Adapun Barang Bukti (BB) yang dimusnahkan antara lain Narkotika sebanyak 82 (Delapan Puluh Dua) perkara , Narkotika Jenis Ganja dengan berat bruto 5,817 gram , Narkotika Jenis Metamfetamina (Sabu Sabu) dengan berat bruto 382,59 gram , beserta timbangan dan plastik klip bening dan alat bong hisap sabu.

Artikel Lainnya
Pengumuman Penjualan Secara Langsung Terhadap Barang Rampasan Kejari OKUT

Sedangkan untuk Tindak Pidana terhadap orang dan harta benda sebanyak 13 Perkara antara lain,10 bilah senjata tajam jenis pisau, 7 buah Senjata Api jenis pistol (Senpi). Serta Barang Bukti (BB) lain seperti Celana Jeans , Baju , Tas dan lainnya.

Selain itu, perkara Undang Undang Kesehatan berupa 110 kardus jamu merk Tawon Klenceng yang masing masing berisikan 12 buah botol kaca keseluruhan berjumlah 1.320 botol. 15 kardus jamu merk Tawon Klenceng berisikan 12 buah botol plastik dengan keseluruhan jumlah 180 botol plastik.

Artikel Lainnya
Kejaksaan Negeri OKUT melelang Ranmor Hasil Sitaan Negara Melalui Penjualan Langsung

Kajari Kabupaten OKUT Dr Akmal Kodrat, SH., Mhum didampingi Para Kasi Kejaksaan Negeri OKUT menjelaskan hari ini kita melaksanakan pemusnahan (BB) yang mempunyai kekuatan hukum tetap sejak tahun 2021- 2022 dengan total perkara 155 Perkara dari berbagai macam tindak pidana.

“Dari sebanyak 155 perkara pemusnahan barang bukti (BB) yang di laksanakan pada hari ini masih di dominasi oleh perkara tindak pidana Narkotika yaitu 82 perkara”. Tutup Kajari OKUT DR Akmal Kodrat SH MHum.(*/samsul)