JAKARTA – Ruang Jazz resmi hadir sebagai wadah baru bagi para pencinta musik jazz di Jakarta. Mengusung konsep pertunjukan yang hangat, intim, dan dekat dengan penonton, acara perdana digelar di Wayang Bistro, Kota Kasablanka, Jumat (31/7), menghadirkan penampilan memukau dari Otti Jamalus dan Yance Manusama.
Otti Jamalus tampil sebagai vokalis sekaligus pianis dengan karakter aransemen yang khas. Sentuhan musikalnya mampu menghadirkan nuansa baru pada sejumlah lagu yang dibawakannya, meski berasal dari karya musisi lain.
Penampilan tersebut semakin lengkap dengan permainan bass Yance Manusama. Kolaborasi keduanya menghadirkan pertunjukan yang spontan, komunikatif, dan memberikan pengalaman berbeda, terutama bagi penonton yang baru pertama kali menikmati konser jazz secara langsung.
Penyelenggara menyebut Ruang Jazz dirancang sebagai ruang berkumpul bagi penikmat musik yang ingin menikmati akhir pekan dalam suasana santai namun berkualitas.
“Ruang Jazz dirancang sebagai ruang temu penikmat musik yang ingin menutup pekan dengan pertunjukan yang hangat, dekat, dan tertata,” demikian keterangan resmi Ruang Pentas.
Tak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, acara ini juga dipadukan dengan sajian kuliner Nusantara sehingga pengunjung dapat menikmati hiburan tanpa meninggalkan pengalaman bersantap.
Ke depan, Ruang Jazz akan digelar secara rutin dengan menghadirkan musisi berbeda di setiap edisinya. Konsep tersebut diharapkan mampu menciptakan interaksi yang lebih dekat antara musisi dan penonton dalam suasana yang lebih personal dibandingkan pertunjukan musik pada umumnya.
Bagi pecinta musik yang menginginkan pengalaman menikmati pertunjukan secara lebih intim, Ruang Jazz menjadi salah satu agenda akhir pekan yang layak dipertimbangkan.
Ruang Jazz merupakan bagian dari program Ruang Pentas, inisiatif PT Sarana Generasi Bintang yang menghadirkan kolaborasi antara musisi, pelaku industri kreatif, dan berbagai mitra penyelenggara. Melalui program yang dikurasi secara khusus, Ruang Pentas berupaya memperluas ruang pertemuan antara karya seni, para seniman, dan masyarakat.
(lg)
