Minggu, 26 Juli 2026

“Menuju Indonesia Bangkrut”, Mahasiswa Kritik Keras Kinerja Pemerintah

Dini Hutami Jumat, 12 Juni 2026 | 15:49 WIB
Ukuran Teks
Demo Mahasiswa
Lihat Galeri Foto (1)
Para mahasiswa membawa beberapa tuntutan, di antaranya stop pemborosan APBN dan turunkan harga kebutuhan pokok serta BBM | Foto: Front Mahasiswa Nasional (FMN)

Jakarta – Ribuan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Jabodetabek menggelar aksi demonstrasi di sejumlah titik strategis Jakarta pada Jumat (12/6).

Aksi yang dipusatkan di kawasan Bundaran HI hingga Patung Kuda, Jakarta Pusat, tersebut menjadi bentuk protes terhadap berbagai kebijakan pemerintah yang dinilai semakin membebani masyarakat di tengah tekanan ekonomi yang meningkat.

Aksi yang diinisiasi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) mengusung tema “Menuju Indonesia Bangkrut”. Massa mahasiswa mulai bergerak dari Kampus UI menuju pusat ibu kota setelah melakukan konsolidasi sejak pagi.

Selain mahasiswa UI, aksi juga diikuti oleh sejumlah organisasi mahasiswa dan kampus lain seperti IPB, PNJ, Universitas Pancasila, Gunadarma, serta berbagai elemen gerakan mahasiswa lainnya.

Dalam demonstrasi tersebut, mahasiswa menyampaikan lima tuntutan utama kepada pemerintah. Tuntutan itu meliputi penghentian pemborosan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), penurunan harga bahan bakar minyak (BBM), penurunan harga kebutuhan pokok, penghentian sejumlah program pemerintah yang dinilai tidak efektif, serta penghentian praktik militerisasi di ranah sipil.

IKLAN
Sponsored Alternative

Menurut mahasiswa, berbagai kebijakan ekonomi yang diterapkan pemerintah saat ini belum mampu menjawab kesulitan yang dirasakan masyarakat akibat meningkatnya biaya hidup.

Gelombang protes mahasiswa juga tidak lepas dari sorotan terhadap kenaikan harga BBM nonsubsidi yang dalam beberapa hari terakhir menjadi perbincangan publik.

Mahasiswa menilai kenaikan harga energi berpotensi memicu kenaikan harga barang dan jasa lainnya sehingga memperberat beban masyarakat, khususnya kelompok menengah ke bawah.

Mereka mendesak pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk menjaga daya beli masyarakat dan mengendalikan inflasi.

Di sisi lain, aparat kepolisian menyiagakan ribuan personel gabungan untuk mengamankan jalannya aksi.

“4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya, Jumat (12/06).

Sejumlah ruas jalan di sekitar Bundaran HI, Jalan MH Thamrin, kawasan Sarinah, hingga Patung Kuda diperkirakan mengalami kepadatan lalu lintas akibat konsentrasi massa.

Polisi mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan tersebut dan menggunakan jalur alternatif guna mengurangi kemacetan.

Mahasiswa menegaskan aksi ini merupakan bentuk kontrol sosial terhadap jalannya pemerintahan dan akan terus dilakukan selama aspirasi mereka belum mendapat respons yang memadai. Mereka berharap pemerintah membuka ruang dialog yang lebih luas serta segera mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan ekonomi yang dinilai semakin dirasakan masyarakat luas.

Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
Dini Hutami
Penulis Dini Hutami
Redaksi
Editor Redaksi
Sumber -

Tips Navigasi

Usap layar ke kiri atau kanan untuk membaca artikel lain.