Scroll untuk baca artikel
Berita

Perkuat Sinergitas dan Jaga Stabilitas Keamanan, Polres OKU Timur Gelar Deklarasi Sabuk Kamtibmas bersama Perguruan Pencak Silat

×

Perkuat Sinergitas dan Jaga Stabilitas Keamanan, Polres OKU Timur Gelar Deklarasi Sabuk Kamtibmas bersama Perguruan Pencak Silat

Sebarkan artikel ini

OKU TIMUR Dalam upaya memperkuat sinergitas dan menjaga stabilitas keamanan wilayah, Polres OKU Timur Polda Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan Silaturahmi dan Deklarasi Sabuk Kamtibmas bersama seluruh perguruan pencak silat se-Kabupaten OKU Timur.

Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 24 April 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres OKU Timur.

Acara dipimpin langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono, SIK, MH, serta dihadiri oleh unsur Forkopimda, pejabat utama Polres OKU Timur, para Kapolsek jajaran, serta para ketua dan anggota perguruan pencak silat di wilayah OKU Timur.

Diantaranya, Kaban Kesbangpol OKU Timur H. Faizal, SKM, MM, Kabag SDM AKBP Adi Sapril HS, S.H., M.H., Kabag Log Kompol Mulyadi, S.E., Kasi Humas Kompol Edi Arianto, Kasat Intelkam AKP Andy Bintoro, S.H., M.M., Kasat Lantas AKP Panca Mega Surya, S.H., M.H., Kasat Binmas AKP Erwansyah, Kasi Propam AKP Tukiarsih, S.E., Kasat Reskrim IPTU Rendi Ramadhona, S.H., M.H., serta perwakilan Satresnarkoba IPTU Desi Angraini, SH.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri Ketua IPSI OKU Timur Ketut Budiase, S.Ag., Ketua PSHT OKU Timur Rahmat Saleh, Ketua PSHT Pusat Madiun H. Misnadi, perwakilan Pagar Nusa, PSHW, serta Ketua IKSPI Kera Sakti OKU Timur Yohanes Sudianto, bersama pengurus dan anggota perguruan silat lainnya.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan pembacaan doa, kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari para undangan.

Dalam sambutannya, Ketua IPSI OKU Timur Ketut Budiase, S.Ag menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini.

“Saya berharap melalui kegiatan tersebut dapat tercipta tujuan bersama dalam mewujudkan OKU Timur yang aman dan maju, serta menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai etika dalam pencak silat,” ujarnya.

Ia juga menyoroti perlunya pengawasan terhadap fanatisme berlebihan yang berpotensi menimbulkan konflik antar perguruan.

Sementara itu, Kaban Kesbangpol OKU Timur menyatakan dukungan penuh dari pemerintah daerah terhadap kegiatan ini.

“Saya juga mengimbau agar seluruh organisasi pencak silat yang belum terdaftar secara administratif segera melakukan pendaftaran resmi,” ucapnya.

Pada kesempatan ini, apolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono SIK, MH dalam arahannya menegaskan pentingnya peran perguruan pencak silat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Ia mengajak seluruh elemen perguruan untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu yang belum jelas kebenarannya serta mampu menjadi pelopor perdamaian di tengah masyarakat.

“Kami berharap para pelatih dan pengurus mampu mencetak pendekar yang tidak hanya kuat secara fisik, tetapi juga memiliki etika dan sopan santun. Mari bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah dengan semangat ‘Payo Kito Jago OKU Timur’,” ujar Kapolres.

Sebagai bentuk komitmen bersama, kegiatan dilanjutkan dengan dialog interaktif, penyerahan plakat secara simbolis, pembacaan naskah deklarasi Sabuk Kamtibmas, serta foto bersama. Acara kemudian ditutup dengan ramah tamah dan makan siang bersama seluruh peserta.

Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen perguruan pencak silat di OKU Timur untuk mendukung tugas Polri dalam menjaga keamanan wilayah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya perguruan pencak silat, semakin solid dalam menghadapi potensi gangguan kamtibmas di wilayah OKU Timur. (BF)