Scroll untuk baca artikel
Kriminal

Pemuda di OKU Timur Tikam Kakek Hingga Tewas di Pondok Pesantren

×

Pemuda di OKU Timur Tikam Kakek Hingga Tewas di Pondok Pesantren

Sebarkan artikel ini

OKUTIMUR – Pemuda bersenjata tajam bersinial RAH (24), secara membabi buta menikam seorang kakek berinisial R (70), hingga tewas ditempat.

Kejadian tersebut terjadi di lokasi Pondok Pesantren Romadon, Desa Kota Baru Barat, Kecamatan Martapura, Kabupaten OKU Timur, Provinsi Sumatera Selatan, Selasa, 7 April 2026, pukul 17.30 WIB.

Usai kejadian, pelaku akhirnya ditangkap Satreskrim Polres OKU Timur. Namun, hingga kini belum diketahui motif dibalik pembunuhan yang dilakukan oleh Pemuda tersebut.

Berdasarkan infomasi dari kepolisian menyebutkan, kejadian bermula sekitar pukul 17.30 WIB, saat pelaku datang dari arah gerbang pondok pesantren dengan berjalan perlahan menuju area sekitar masjid, tepatnya di dekat tempat whudu.

Setibanya di lokasi, pelaku mendekati korban Roni alias Mbah Roni dan sempat mengajukan beberapa pertanyaan dengan sikap yang tidak menimbulkan kecurigaan.

Tidak lama kemudian, pelaku secara tiba-tiba melakukan penyerangan dengan cara melompat ke arah korban, memegang kerah baju korban, lalu melakukan penusukan pada bagian kepala dan dada. Akibat serangan tersebut, korban langsung terjatuh di tempat kejadian.

Saksi yang melihat kejadian dari samping masjid, tepatnya di depan kamar saksi, segera melaporkan peristiwa tersebut kepada Ustad Ulil Albab yang berada di dalam lingkungan pondok pesantren.

Setelah melakukan aksinya, pelaku meninggalkan lokasi kejadian. Pada pukul 19.00 WIB, pelaku berhasil diamankan oleh pihak Polres OKU Timur (Satreskrim/Tipidum) untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Diketahui, korban merupakan saudara dari salah satu ustad yang mengajar di Pondok Pesantren Romadon dan telah tinggal di lingkungan pondok sejak sebelum Hari Raya Idulfitri tahun 2026.

Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono melalui Kasat Reskrim IPTU Rendi Ramadhona didampingi Kanit Pidum IPDA Adi membenarkan kejadian tersebut.

Namun pihaknya masih terus melakukan penyelidikan terkait motif dibalik kasus pembunuhan tersebut.

“Pelaku saat ini masih belum memberikan keterangan. Jadi, kita pihak kepolisian sementara belum bisa mengungkapkan motif dari kasus tersebut, nanti ya,” pungkasnya. (BF)