Selasa, 11 Agustus 2026
Mendeteksi lokasi & cuaca sekitar...

732 Ribu Daftar Magang Nasional, Hanya 46.160 yang Lolos

Dini Hutami Selasa, 11 Agustus 2026 | 12:40 WIB
Lihat Galeri Foto (1)
A A

JAKARTA – Program Magang Nasional 2026 Angkatan 2 Batch I mendapat respons luar biasa dari pencari kerja. Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 732.483 orang mendaftar, tetapi setelah melewati serangkaian pemeriksaan dan seleksi, hanya 46.160 orang yang akhirnya ditetapkan sebagai peserta magang.

Angka tersebut disampaikan Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, dalam Kick Off Magang Nasional Angkatan 2 Batch I di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (11/8/2026).

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program pemagangan yang disiapkan pemerintah tersebut. Namun, jumlah peserta menyusut signifikan setelah proses pemeriksaan persyaratan dan seleksi dilakukan.

“Antusiasme masyarakat sangat tinggi, tercatat 732.483 orang melakukan pendaftaran dalam program Pemagangan Nasional Tahun 2026 Batch I Angkatan 2. Dari jumlah tersebut telah dilakukan pemeriksaan persyaratan, sebanyak 244.982 orang dinyatakan eligible untuk mengikuti proses lebih lanjut,” kata Darmawansyah.

547 Ribu Lamaran Masuk

Dari 732.483 pendaftar, sebanyak 226.719 orang kemudian mengajukan lamaran ke berbagai posisi pemagangan yang tersedia.

IKLAN
Iklan SPH ADS Network

Jumlah lamaran yang masuk bahkan mencapai 547.000 lamaran. Artinya, setiap pelamar rata-rata mengajukan lamaran ke sekitar 1,93 posisi pemagangan.

Setelah proses tersebut, sebanyak 225.920 orang masuk ke tahap rekrutmen peserta Magang Nasional.

Namun, proses seleksi kembali memangkas jumlah calon peserta. Dari ratusan ribu orang yang mengikuti tahapan rekrutmen, hanya 48.088 orang yang dinyatakan dapat diproses lebih lanjut.

46.160 Peserta Akhirnya Lolos

Kemnaker kemudian melakukan proses verifikasi terhadap calon peserta. Sebanyak 46.402 calon diusulkan untuk ditetapkan sebagai peserta.

Penetapan akhir dilakukan melalui sidang pleno Kemnaker. Hasilnya, 46.160 orang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemagangan Nasional Angkatan 2 Batch I 2026.

Sementara itu, sebanyak 242 orang tidak dapat ditetapkan karena tidak memenuhi persyaratan pada tahap akhir verifikasi.

“Setelah verifikasi, sebanyak 46.402 calon diusulkan untuk ditetapkan. Dari jumlah tersebut, Kemnaker melakukan proses seleksi melalui sidang pleno dan menetapkan 46.160 orang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemagangan Nasional Angkatan 2 Batch I 2026, sedangkan 242 orang tidak dapat ditetapkan di akhir verifikasi karena tidak memenuhi persyaratan,” jelas Darmawansyah.

Kuota Batch I Hanya 50 Ribu

Tingginya jumlah pendaftar sebenarnya sudah terlihat sejak akhir masa pendaftaran. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli sebelumnya mengungkapkan sekitar 300 ribu orang telah mendaftar pada gelombang pertama program Magang Nasional Angkatan 2.

Padahal, pemerintah hanya menyediakan kuota 50 ribu peserta untuk Batch I.

“Sekarang hari terakhir pendaftaran pemagangan untuk lulusan 1 tahun terakhir dari perguruan tinggi. Kuota 50 ribu, yang daftar sudah 300 ribu. Ini luar biasa, baru Batch I ini,” ungkap Yassierli dalam Pameran Kesempatan Kerja di Kantor Kemnaker, Jakarta, Selasa (28/7/2026).

Program Magang Nasional Angkatan 2 sendiri memiliki total kuota 150 ribu peserta. Jumlah tersebut meningkat 50 persen dibandingkan alokasi program pada tahun sebelumnya.

Kuota 150 ribu peserta itu dibagi ke dalam tiga batch. Dengan demikian, Batch I mendapat alokasi sekitar 50 ribu peserta.

Kelompok Difabel Juga Diberi Akses

Pemerintah juga melakukan sejumlah perbaikan dalam pelaksanaan Magang Nasional Angkatan 2. Salah satunya dengan memperluas akses program bagi kelompok penyandang disabilitas.

Yassierli mengatakan kelompok difabel juga diharapkan menjadi bagian dari 150 ribu peserta yang mendapat kesempatan mengikuti program tersebut.

“Tahun ini kita juga ingin teman-teman difabel menjadi bagian dari 150 ribu orang itu, dan kami ingin 150 ribu orang ini tersebar,” ujar dia.

Besarnya jumlah pendaftar dibandingkan kuota yang tersedia menunjukkan ketatnya persaingan untuk mendapatkan kesempatan dalam program Magang Nasional 2026. Pada Batch I, jumlah pendaftar bahkan mencapai lebih dari 14 kali lipat dibandingkan jumlah peserta yang akhirnya ditetapkan.

(*/dn)

Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
Dini Hutami
Penulis Dini Hutami
Publisher
Editor Publisher
Sumber #