Senin, 10 Agustus 2026
Mendeteksi lokasi & cuaca sekitar...

35.936 Anak Muda Meriahkan E-Sports Kapolri Cup 2026, 3 Rekor MURI Pecah

SPH Network Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:37 WIB
Lihat Galeri Foto (1)
A A

JAKARTA – Bukan sekadar pertandingan gim. Sebanyak 35.936 peserta dari berbagai daerah terlibat dalam E-Sports Kapolri Cup 2026 yang akhirnya ditutup di Indonesia Arena, Jakarta Pusat, Minggu (9/8/2026). Turnamen berjenjang dari tingkat Polres hingga nasional itu juga menorehkan tiga rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).

Penutupan kompetisi berlangsung semarak dengan pertunjukan, pemutaran perjalanan turnamen hingga penyerahan penghargaan kepada para juara.

Kapolri turut menyerahkan penghargaan kepada pemenang kategori Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) berupa mock-up dan cincin penghargaan.

Namun, angka puluhan ribu peserta bukan satu-satunya catatan besar dari penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup tahun ini.

Tiga Rekor MURI Sekaligus

IKLAN
Iklan SPH ADS Network

E-Sports Kapolri Cup 2026 mencatat tiga rekor MURI yang berkaitan dengan keterlibatan generasi Z.

Rekor pertama yakni Defile Cosplay Peserta Generasi Z Terbanyak dengan 117 peserta.

Rekor kedua adalah Kompetisi Keamanan Siber Peserta Generasi Z Terbanyak yang melibatkan 734 peserta.

Sementara rekor ketiga tercatat melalui Duta Kamtibmas Siber Peserta Generasi Z Terbanyak dengan jumlah peserta mencapai 27.686 orang.

Penghargaan atas tiga rekor tersebut diserahkan kepada Kapolri dalam rangkaian acara penutupan.

Besarnya partisipasi tersebut menjadi gambaran tingginya minat generasi muda terhadap dunia digital. Kapolri menilai potensi itu dapat diarahkan menjadi prestasi, inovasi dan peluang baru di sektor ekonomi kreatif.

Dari Main Gim hingga Peluang Profesi

E-sports kini bukan lagi sekadar aktivitas mengisi waktu luang.

Di balik pertandingan gim, telah berkembang ekosistem profesi yang semakin luas. Atlet, pelatih, kreator konten, pengembang gim, animator, analis data hingga tenaga profesional keamanan siber menjadi bagian dari industri yang terus tumbuh.

Karena itu, Polri ingin perkembangan e-sports tidak berhenti pada kompetisi dan hiburan.

Kapolri menegaskan Polri hadir untuk memastikan perkembangan ekosistem digital dapat menjadi kekuatan positif bagi generasi muda dan kemajuan bangsa.

Polri juga berkomitmen mendorong terciptanya ruang digital yang aman, sehat, produktif dan bertanggung jawab.

Tujuh Kategori, Puluhan Ribu Peserta

E-Sports Kapolri Cup 2026 digelar secara berjenjang mulai tingkat Polres hingga nasional. Sebanyak tujuh kategori dipertandingkan dalam kompetisi tersebut.

Kategori yang dilombakan meliputi Mobile Legends: Bang Bang, Cosplay Character Defile, Influencer Hunt, Pokemon and Riftbound Trading Card Game, Cosplay Costume Competition, Polri Youth Movement, serta Capture The Flag.

Penyelenggaraan kompetisi turut melibatkan berbagai unsur ekosistem e-sports, seperti PBESI, IESPA, Garudaku, Moonton, komunitas e-sports, mitra dan sponsor.

Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memperluas ruang bagi anak muda dalam mengembangkan minat, kreativitas serta talenta digital.

Kapolri Ajak Peserta Jadi Duta Kamtibmas

Di balik kemeriahan kompetisi, Kapolri menyelipkan pesan mengenai tantangan yang dihadapi generasi muda di tengah derasnya perkembangan teknologi.

Para peserta E-Sports Kapolri Cup 2026 diajak mengambil peran sebagai Duta Kamtibmas. Mereka diharapkan mampu mengajak anak muda meninggalkan kegiatan kontraproduktif seperti balap liar, tawuran dan vandalisme.

Sebaliknya, energi tersebut diarahkan kepada kegiatan yang positif, produktif dan mampu menghasilkan prestasi.

Pesan serupa juga diarahkan ke ruang digital.

Para peserta didorong ikut berkolaborasi bersama Polri untuk menghadapi penyebaran hoaks, ujaran kebencian, radikalisme, perundungan, judi online hingga penyalahgunaan narkoba.

“Jadilah juara dalam kompetisi, agen perubahan dalam pergaulan, dan penjaga kebaikan di ruang digital,” kata Kapolri.

Tak Cuma Mencari Juara

Kapolri juga menyampaikan selamat kepada seluruh pemenang. Prestasi yang diraih, kata dia, merupakan hasil dari latihan, disiplin, strategi dan kerja sama tim.

Bagi peserta yang belum berhasil meraih gelar juara, pengalaman dalam kompetisi diharapkan menjadi modal untuk kembali berlatih dan tampil lebih kuat pada pertandingan berikutnya.

E-Sports Kapolri Cup 2026 pada akhirnya tidak hanya bicara soal siapa yang menjadi juara.

Turnamen tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan kompetisi, kreativitas, talenta digital dan kesadaran keamanan siber dalam satu ekosistem.

Penyelenggaraan E-Sports Kapolri Cup 2026 merupakan hasil kolaborasi para penggiat e-sports Tanah Air bersama asosiasi, Polri, pihak swasta dan pemerintah.

Kolaborasi itu juga disebut sebagai bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terhadap generasi muda dalam menghadapi perkembangan era digital, terutama pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI) yang berpotensi mengubah kebutuhan tenaga kerja.

Penyelenggara juga menegaskan kegiatan tersebut mendapat dukungan pembiayaan dari para sponsor dan bukan berasal dari APBN.


Konten ini disediakan melalui layanan sindikasi SPH Media Corp dan dipublikasikan kembali berdasarkan perjanjian lisensi. Hak cipta tetap menjadi milik SPH Media Corp atau pihak yang berhak sesuai ketentuan yang berlaku.
Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
SPH Network
Penulis SPH Network