Sabtu, 25 Juli 2026

PGRI OKU Timur Tegaskan Dukungan Kepada PB PGRI Unifah Rosyidi dan PGRI Sumsel Bukman Lian, Siap Satu Komando

Boy Firnando Senin, 08 Juni 2026 | 20:09 WIB
Ukuran Teks
Lihat Galeri Foto (1)

OKUTIMUR – Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur secara bulat menyatakan sikap setia dan berada dalam satu komando di bawah kepemimpinan Pengurus Besar (PB) PGRI yang sah di bawah pimpinan Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd., serta Pengurus PGRI Provinsi Sumatera Selatan di bawah kepemimpinan H. Bukman Lian, M.M., M.Si.

Pernyataan sikap yang tegas ini dihasilkan melalui Rapat Pengurus PGRI OKU Timur yang dipimpin langsung oleh Ketua PGRI OKU Timur, Wakimin, S.Pd., M.M., yang berlangsung di OKU Timur pada Senin, 8 Juni 2026. Langkah ini diambil demi menjaga marwah, aset, dan keberlangsungan organisasi profesi guru terbesar di Indonesia dari jalur-jalur di luar konstitusi organisasi.

Minta Kubu Teguh Sumarno dan Reza Pahlevi Patuhi AD/ART

Dalam rapat tersebut, PGRI OKU Timur menyoroti tajam dinamika yang terjadi akibat adanya klaim sepihak dari kubu Teguh Sumarno di tingkat pusat dan Reza Pahlevi di tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

Melalui hasil keputusan rapat, Wakimin, S.Pd., M.M., meminta dengan tegas kepada kubu Teguh Sumarno dan Reza Pahlevi untuk menghentikan segala aktivitas yang dapat memecah belah soliditas para guru di daerah, serta mendesak mereka untuk menghormati dan mengikuti aturan organisasi yang berlaku.

“PGRI adalah organisasi profesi yang berasaskan hukum dan memiliki Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) yang jelas. Kami meminta dan mengimbau kepada pihak Saudara Teguh Sumarno dan Saudara Reza Pahlevi untuk mengikuti aturan organisasi. Kembalilah pada koridor konstitusi PGRI yang sah dan diakui secara hukum,” tegas Wakimin dalam arahannya di hadapan pengurus.

IKLAN
Sponsored Alternative

Fokus pada Perjuangan Nasib Guru

PGRI OKU Timur menilai bahwa dualisme atau klaim sepihak yang tidak berdasar hukum hanya akan merugikan perjuangan para guru, khususnya dalam memperjuangkan kesejahteraan, perlindungan hukum, dan peningkatan kompetensi tenaga pendidik di daerah.

Berdasarkan hasil rapat pengurus 8 Juni 2026, PGRI OKU Timur menyatakan:
Menolak Segala Bentuk Klaim Ilegal: Tidak mengakui kepengurusan selain PB PGRI pimpinan Unifah Rosyidi dan PGRI Sumsel pimpinan Bukman Lian.

Menjaga Soliditas Daerah: Menginstruksikan kepada seluruh pengurus cabang dan ranting di wilayah OKU Timur untuk tetap tenang, kompak, dan tidak terpengaruh oleh provokasi atau surat edaran dari pihak-pihak yang tidak sah.

Fokus Pelayanan: Tetap menjalankan roda organisasi demi melayani kepentingan dan memperjuangkan nasib para guru di Bumi Sebiduk Sehaluan.

Dengan adanya pernyataan sikap resmi yang dipimpin langsung oleh Wakimin, S.Pd., M.M. ini, PGRI OKU Timur berharap dinamika organisasi di tingkat pusat maupun provinsi dapat segera selesai melalui kepatuhan terhadap aturan yang berlaku, sehingga seluruh elemen PGRI dapat kembali fokus pada khitah perjuangannya memajukan dunia pendidikan Indonesia. (BF/Rel)

Geser Kanan
atau usap layar
Geser Kiri
Boy Firnando
Penulis Boy Firnando
Redaksi
Editor Redaksi
Sumber -

Tips Navigasi

Usap layar ke kiri atau kanan untuk membaca artikel lain.