Wali Murid MIN 1 Bogor Keluhkan Mahalnya Harga Buku yang dijual Pihak Sekolah

Bogor – Sejumlah wali murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 1 Bogor yang berlokasi di Jalan Raya Sadeng, Desa Sadeng, Kecamatan Leuwisadeng, Kabupaten Bogor mengeluhkan mahalnya harga buku pelajaran yang dijual pihak sekolah.

Padahal, pemerintah telah menjanjikan tak adanya pembelian buku pelajaran karena sudah ditanggung melalui Biaya Operasional Sekolah (BOS) .

Warga yang anaknya bersekolah di MIN 1 Bogor mengeluhkan adanya praktik jual beli buku pelajaran.

Pada awal tahun ajaran ini, pihak sekolah melalui wali kelas menawarkan buku pelajaran untuk murid-muridnya.

Untuk jumlah buku pelajaran yang harus dibeli adalah sebanyak dua buah, seperti buku pelajaran Matematika Rp 80 ribu dan buku Bahasa Indonesia Rp 68 ribu, sehingga totalnya Rp 148 ribu.

”Kalau memang sekolah gratis, mestinya semua juga gratis, termasuk buku pelajarannya,” kata salah satu orang tua siswa yang tak bersedia disebut namanya kepada wartawan, Senin (25/7/2022).

Masih menurut orang tua murid, pihak sekolah seolah olah mewajibkan pembelian buku pelajaran tersebut.

“Setahu kami, setiap datangnya ajaran baru, maka sejumlah siswa mulai dari kelas satu hingga kelas enam itu diharuskan untuk membeli buku pelajaran,” katanya.

Selanjutnya>>

Kepala Madrasah sebut koperasi yang menjual buku bukan pihak sekolah