OKU TIMUR — Polres OKU Timur, Polda Sumsel menggelar kegiatan Sarasehan dan Tasyakuran dalam rangka memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026.
Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono SIK,MH, bertempat di Aula Wicaksana Laghawa Polres OKU Timur. Selasa, 5 Mei 2026.
Peringatan Hari Buruh Internasional yang jatuh setiap 1 Mei merupakan momentum global untuk menghormati perjuangan dan hak-hak pekerja. Berawal dari tuntutan 8 jam kerja pada tahun 1886, kini May Day menjadi refleksi terhadap keadilan, upah layak, dan kesejahteraan buruh.
Pada tahun 2026, tema nasional mengusung “Kolaborasi Bersama Mewujudkan Kemajuan Industri dan Kesejahteraan Pekerja” dengan tagline “Satu Tekad, Satu Tujuan, Sejahtera Bersama”.
Kegiatan yang digagas langsung oleh Kapolres OKU Timur ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, di antaranya Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin ST, MM, unsur Forkopimda, perwakilan instansi pemerintah, serikat buruh, serta insan pers.
Dalam sambutannya, Ketua DPC KSPSI OKU Timur Cecep Wahyudin menyampaikan apresiasi kepada Kapolres yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut.
Ia menekankan pentingnya menjaga sinergitas antara serikat buruh dan pemerintah daerah serta mengapresiasi kondisi kondusif di OKU Timur yang tidak diwarnai aksi unjuk rasa saat May Day.
“Aspirasi buruh dapat disampaikan melalui forum seperti ini tanpa harus turun ke jalan. Ini menjadi contoh yang baik,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, DPC KSPSI juga menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya mendesak pengesahan undang-undang ketenagakerjaan baru, pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, hingga dorongan pembuatan Perda yang mengutamakan tenaga kerja lokal.
Kapolres OKU Timur AKBP Adik Listiyono dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami mengapresiasi tidak adanya aksi unjuk rasa dan memilih jalur dialog. Ini menunjukkan kedewasaan semua pihak dalam menyampaikan aspirasi,” ungkapnya.
Ia juga mengajak seluruh elemen buruh untuk bersama-sama menjaga keamanan melalui deklarasi “Sabuk Kamtibmas” dengan semangat “Payo Kito Jago OKU Timur”.
Sementara itu, Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin ST, MM menyampaikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut serta komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja.
“Sinergitas yang telah terjalin harus terus ditingkatkan. Pemerintah siap mendukung program buruh, termasuk aspirasi terkait tenaga kerja lokal,” tegasnya.
Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, mulai dari pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan-sambutan, penyerahan aspirasi, hingga pemotongan tumpeng May Day 2026. Selain itu, dilakukan pula pemberian santunan kepada anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial.
Kegiatan juga diisi dengan Deklarasi Sabuk Kamtibmas oleh serikat buruh yang menyatakan komitmen untuk bersinergi dengan Polres OKU Timur dalam menjaga situasi yang aman dan kondusif.
Kegiatan ini dinilai menjadi wadah efektif dalam menyalurkan aspirasi buruh sekaligus memperkuat hubungan antara pekerja, pemerintah, dan aparat keamanan tanpa harus melalui aksi demonstrasi. (BF)












